Anakku sudah besar

Si kembarku sudah dua tahun tujuh bulan umurnya. Meski saya masih suka kesal sekali tiap mereka nangis yang hampir selalu diakhiri dengan muntah, tapi kemaren saya terkejut juga karena polahnya.

Pernah suatu kali Iffah –si sulung saya- sedang ngobrol sama saya di kamar sepulang saya dari kantor. Karena ingin ganti pakaian, dan kebetulan si dede yang sedang tidur di ayunannya sedang merengek, saya pun berinisiatif menyuruhnya untuk mengayun dan menidurkan dede Raisha yang baru 8 bulan itu.

“Eh, si dede bangun tuh sayang. Ayun dedenya gih!” kata saya.

Si kaka Iffah pun segera berlari menuju ayunan tempat dede tertidur dan langsung mengayunnya dengan lembut. Yang membuat saya tersenyum, karena saat mengayun, Iffah menyanyikan beberapa lagu untuk si dede agar segera tertidur, antara lain cicak-cicak di dinding dan balonku ada lima. Nyanyinya bukan bersenandung tapi dengan semangat… hehe… Tapi mujarab koq, si dede bobo lagi…

Tadi pagi Alif –kembar yang kedua- bangun duluan. Seperti biasa dengan tangisan merengeknya. Iffah baru saja bangun saat Alif sedang duduk manis di kursi tamu. Iffah yang masih mengantuk merengek juga, yang kemudian digendong abi dan di tidurkan di kursi dimana Alif duduk. Kepala Iffah yang berada tepat di sebelah Alif duduk di belai-belainya. Seperti saya/abi biasa membelai kepalanya kalo mau tidur.

Hhhhh… si kembar saya ternyata sudah besar…

(beberapa diantara keterkejutan saya -setelah hafalnya Iffah atas lagu-lagu yang lagi ngetrend yang dia ikut menyanyikannya saat mendengarnya di TV… ah…)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s