Masa kecilku

Pengen sedikit cerita tentang masa kecil yang saya lewati di 4 kota berbeda.

Sungai liat, bangka, kota pertama saya. Tiga tahun pertama hidup saya habiskan disini. Mama bidan, belum kerja, sedangkan papa kerja di tambang timah. (mestinya saya juga bisa bikin cerita kaya Andrea Hirata ya… hehe… ayahnya kan juga kerja di tambang timah…)

Pas mama keterima kerja di salah satu rumah sakit (apa puskesmas ya? Lupa!) baru bilang ke papa bahwa mulai masuk hari senin, eh anak sulungnya ini langsung mencret beberapa hari. Pas mama memutuskan ga jadi masuk karena saya sakit. mencretnya langsung berhenti. Karena udah sembuh, mama bilang akan masuk lagi. Baru aja ngomong, si kecilnya ini sakit lagi… hehe… emang mamanya ga boleh kerja sih…

3 tahun di Bangka kami pindah ke Payakumbuh, Sumatera Barat, kampung halaman mama dan papa. Cuma setahun disana. Papa yang ternyata kemudian kerja di Sulawesi memutuskan kami -mama, saya dan adik saya- ikut kesana. Jadilah kami sekeluarga pindah ke kota kecil di pinggir sulawesi tenggara bernama Wosu.

Usia saya udah 4-5 tahun waktu kami disana. Cukup banyak yang saya ingat. Rumah sederhana yang dari halaman bisa langsung melihat laut. Sore hari menikmati sunset sambil jalan-jalan di pinggir pantai dengan pulang membawa oleh-oleh umang-umang yang besar (yang pagi harinya sudah kabur lewat bawah pintu). Di pantai yang hanya berjarak sekitar 50-100 meter dari rumah saya sering menyaksikan kapal yang datang dan pergi tidak setiap hari di pelabuhan alami (ga ada bangunan/dermaga). Ada gudang untuk meletakkan bambu-bambu sampai menggunung tinggi, yang saya sering naik sampai ke puncaknya. Sekolah TK saya (saya masih inget dijodoh-jodohin sama salah seorang anak laki-laki… MasyaAllah, masih TK dah begituan… ck…ck…ck…)

Yang paling diingat adalah saat mama dan papa memutuskan untuk pulang kembali ke Payakumbuh, karena SK PNS mama di salah satu rumah sakit di Bukittinggi sudah keluar. Jadi waktu itu, sebagaimana para pendatang yang kemudian pergi, penduduk desa selalu membantu.

Ada sebuah sungai yang tidak bisa dibilang besar (karena bisa dilalui dengan berjalan kaki menyeberanginya) tapi juga tidak kecil (karena lebarnya sekitar 20-30 meter). Menurut penduduk, tiap tahun sungai ini selalu menelan ‘korban’ pendatang. Dan belum ada korban untuk tahun ini. Semua cemas.

Pas hari-H, tibalah saat dimana harus menyeberangi sungai. Arusnya cukup deras, harus berjalan pelan-pelan kalo engga bisa hanyut. Sebenernya cukup dangkal, kira-kira sepinggang, paling dalam ya sedada orang dewasa. Saya dan adik saya sudah duluan diseberangkan oleh om-om tetangga yang baik. Tiba giliran mama dan papa. Jadi oleh orang-orang disarankan agar mama menyeberang digendong penduduk, tapi papa ngotot, biar mama menyeberang bareng papa. Pas nyampe tengah, papa tiba-tiba oleng, seperti tak bisa menahan arus yang kuat, apalagi sambil menggendong mama, mereka terseret arus sampai beberapa puluh meter. Orang-orang langsung panik dan berteriak-teriak, sebagian langsung berlari ke arah mereka berniat menolong. Saya terdiam tak tahu harus berbuat apa.

Tiba-tiba mereka terhenti, sepertinya papa menemukan pijakannya. Akhirnya papa dan mama bisa menyeberang dengan selamat, tentunya dengan basah kuyub… Tapi selamat… Alhamdulillah…

Kami sekeluargapun kembali ke padang dengan kapal laut dari sulawesi dengan perjalanan kira-kira seminggu. Masih inget, kalo dari kamar mau ke ruang makan, pasti jalannya oleng kiri-kanan (ya iyalah… secara kapal laut…hehe…) Bayangkan, seminggu! Bosen kali…. Tapi kaya’nya saya dulu enjoy-enjoy aja sih… (namanya anak kecil, mana inget… paling main mlulu…)

Di Payakumbuh saya melanjutkan TK di TK Pertiwi dan SD di SD Pius Payakumbuh. Cuma satu caturwulan, saya pindah ke Bukittinggi. Mama memang jadi PNS bidan di RSUP Bukittinggi, jadinya kami tinggal di sana sampai saya SMP.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s